KRUI - LAMPUNG SELATAN, SEBUAH PERJALANAN BARU

Ini awal cerita sampai akhirnya aku mulai traveling.

Aku mulai gabung ke grup Backpacker Indonesia, tinggal klik search aja di facebook udah pasti ketemu dah tuh akun dan sama adminnya aku dimasukan ke dalam grup Backpacker Chapter Sumatera yang sekarang udah bubar dan jadi chapter masing-masing kota. Di Grup ini lah aku bertemu dengan "Genk Krui".

Aku memulai perjalanan menuju Lampung dengan mengunakan Kereta Api dari stasiun Kertapati menuju ke Lampung. Harga tiketnya lupa, bisa cek aja di travel*ka atau Tick*t.com yaaa. Sesampainya di Lampung, dengan menumpang angkot dengan ongkos Rp 4.000,- kita menuju terminal bus Raja Basa tempat meeting point dengan Backpacker lain untuk sharing cost. Dan setelah semua berkumpul, berangkatlah kita menuju kruiiii... yeaayyy kruiiii... Krui was in my trip list with Masnya. eh jadi keinget lagiiii... hahaha

Perjalanan dari Kota Bandar Lampung menuju Kruii memakan waktu kurang lebih 5-7 Jam tergantung kecepatan mobil dan kondisi jalan. Karena kebetulan salah satu genk membawa kendaraan pribadi walhasil kita dapat free transport PP Lampung - Krui.

Sampai di Krui sekitar pukul 7 malam dan kita langsung cari makan malam di sekitar villa yang akan kita huni untuk 2 malam ke depan. Villanya baru selesai dibangun dan kita dikasih pinjam untuk menginap gratisss di sana. nikmat mana lagi yang kau dustakan...

Malam pertama kami di krui tidak banyak hal yang bisa dilakukan karena kita sampai TKP sudah malam. Makan nasi goreng, beres-beres dan tidur karena besok pagi-pagi sekali kami harus ke pelabuhan naik jukung menuju Pulau Pisang sekalian melihat lumba-lumba berenang.

Keesokan Harinya dengan agak sedikit kesiangan kita menuju ke pelabuhan jukung. Karena sudah menunjukan pukul 7 pagi dan kita baru mau berangkat walhasil melihat lumba-lumba berenang tinggal mimpi.

Perjalanan menuju Pulau Pisang memakan waktu kurang lebih 1 jam. 1 harian kita habiskan berkeliling Pulau Pisang dengan ikon dermaga yang sudah rusak dan keindahaan pantai, perkampungan, pohon kelapa serta kebun cengkeh tumbuh subur disepanjang jalan setapak.

Untuk makan siangnya kita disuguhi dengan ikan bakar yang top markotop. Menjelang sore hari kita balik munuju Krui. Hari kedua kita tutup dengan berenang di pantai tepat di depan Villa yang kita huni. Malam hari kita habiskan dengan bercengkrama bersama, bernyanyi dan bermain musik. Malam ini malam terakhir di Krui karena besok kita harus balik menuju Lampung.

Keesokan harinya sebelum pulang, kita mampir sebentar ke rumah salah satu anggota genk di Lampung Selatan untuk menyicipi Kopi Liwa. Kopi khas daerah tersebut. Kudu harus coba kalau sempat pulang lewat daerah liwa.

Akhirnya sore hari menjelang magrib kita sampai di Kota Lampung. Kereta menuju Palembang baru akan berangkat esok hari. Malam ini kita menginap di rumah Bang Desta "The Tour Leader" of share cost trip ini sekalian mencari oleh-oleh untuk keluarga di rumah.



Genk Krui di depan Villa


View Pantai di depan Villa



Perahu Jukung di Pulau Pisang


Dermaga Pulau Pisang

Short trip ini menjadi trip pertama aku untuk memulai perjalanan aku selanjutnya.

Share cost trip kali ini dengan biaya Rp 350.000,- untuk 3 hari 2 malam all in kecuali tiket kereta dari Palembang-Lampung

Keep in Journey, Learn from the Trip. 

Peh kito Kulu Kilir samo-samo laen kali...


Komentar